
Lumajang, 9 Juli 2026 – Dalam rangka memperingati bulan suci Muharram 1448 Hijriah, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lumajang menyelenggarakan kegiatan Santunan Anak Yatim Dhuafa yang berlangsung di Pendopo Arya Wiraraja Kabupaten Lumajang, Kamis (9/7/2026).
Kegiatan penuh makna tersebut dihadiri dan dipimpin langsung oleh Bupati Lumajang, Ir. Hj. Indah Amperawati, M.Si. bersama Wakil Bupati Lumajang, Yudha Adji Kusuma, S.H., serta dihadiri jajaran Forkopimda, kepala perangkat daerah, para camat, pengurus BAZNAS Kabupaten Lumajang, tokoh agama, dan para penerima santunan dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Lumajang.
Momentum Muharram yang dikenal sebagai bulan penuh keberkahan dimanfaatkan untuk memperkuat kepedulian sosial kepada anak-anak yatim dan dhuafa. Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Lumajang kembali menunjukkan komitmennya dalam menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah secara tepat sasaran guna membantu masyarakat yang membutuhkan.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Lumajang bersama Wakil Bupati menyerahkan santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim dhuafa. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pendidikan maupun kebutuhan sehari-hari serta memberikan semangat kepada anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita.
Dalam sambutannya, Bupati Lumajang menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS Kabupaten Lumajang atas konsistensinya dalam menghadirkan program-program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan BAZNAS menjadi bagian penting dalam membangun kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan zakat yang amanah, profesional, dan transparan.
"Bulan Muharram merupakan momentum untuk memperbanyak amal kebaikan dan berbagi kepada sesama. Semoga santunan ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dhuafa serta menjadi penyemangat bagi mereka dalam menggapai masa depan yang lebih baik," ujar Bupati Lumajang.
Sementara itu, Wakil Bupati Lumajang mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial melalui zakat, infak, dan sedekah. Menurutnya, semangat gotong royong dan kebersamaan merupakan kekuatan utama dalam mewujudkan masyarakat Lumajang yang lebih sejahtera dan berkeadilan.
Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat dan suasana kekeluargaan. Senyum bahagia terpancar dari wajah para anak yatim dhuafa yang menerima santunan, menjadi bukti bahwa kepedulian dan kebersamaan mampu menghadirkan harapan serta kebahagiaan di bulan Muharram yang penuh berkah.
Melalui kegiatan Santunan Anak Yatim Dhuafa Muharram 1448 Hijriah ini, diharapkan semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat sehingga semakin banyak pihak yang turut berkontribusi dalam membantu sesama dan mewujudkan Kabupaten Lumajang yang peduli, harmonis, dan sejahtera.